Andi Arif:Jakarta Berpotensi Gempa 8,7 SR

JAKARTA (Pos Kota) – Masyaallah…….Jakarta siap menghadapi kiamat. Warga Jakarta harus membangun kesigapan terhadap bencana gempa bumi, Sebab, Jakarta punya potensi gempa 8,7 sekala Richter yang kemungkinan datangnya dari patahan di Selat Sunda. Demikian kata Staf Ahli Presiden Bidang Bencana Pak Andi Arif.

“Jakarta menyimpan potensi, berpusat di Selat Sunda. Pada tahun 1700-an ada pelepasan energi yang sangat besar di sana, sehingga diprediksi akan ada gempa 8,7 skala Richter (SR) di Jakarta. Saat ini kita sedang buat modellingnya,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Bencara Andie Arief dalam paparan tentang “Bencana dan Sejarah Indonesia” di Cikini, Minggu (15/5).

Pemberitahauan semacam ini bukan untuk menakut-nakuti warga Jakarta, tetapi untuk membangun kesigapan warga, dan untuk mulai memahami soal bencana. “Kita harus meniru masyarakat Jepang yang begitu paham soal gempa, dan ketika ada bencana tahu apa yang harus dikerjakan,” kataya. Pemahaman seperti ini juga tidak membuat investor takut masuk ke Indonesia.

Pemahaman warga dan kesigapan seluruh aparat di Jakarta sangat penting, karena perlu kewaspadaan dini, misalnya harus mempersiapkan fasilitas dan instalasi mana saja yang harus mendapat perhatian ekstra. Misalnya saja gedung-gedung yang tak tahan gempa, instalasi militer, jalan layang, dan fasilitas internet. “Internet itu sangat penting. Taiwan waktu kena gempa pada 2006, sambungan internet kolaps enam hari. Bayangkan kerugiannya, transaksi bank akan lumpuh, belum lagi kebutuhan informasi.”

Untuk itu, perlu pula adanya penyimpanan data-data di tempat lain, misalnya untuk kepentingan pemerintahan, datanya di simpan di wilayah tanpa gempa seperti Kalimantan. “Namun, hal ini tidak serta merta mengharuskan Jakarta sebagai Ibukota negara pindah. Kita tahu, Presiden sudah membahas,” ujarnya.

Menurutnya, Jakarta termasuk mendapat perhatian besar dari para ahli gempa dunia. Sebab Jakarta merupakan satu dari dua kota di Indonesia yang berpotensi mendapat bencana gempa, di samping Bandung. Jakarta ada potensi seismik gap yakni potensi tersembunyi. “Ini seperti kota Banda Aceh, tidak diketahui sebelumnya, tahu-tahu ketika mendapat bencana sangat dahsyat. Yang jelas, soal gempa kita tidak tahu kapan datangnya, tapi indikasi-indikasi di Jakarta sudah ada, gempa 4 SR, 5 SR sering terjadi,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, riset sedang terus dilakukan untuk memahami indikasi-indikasi yang ada. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pun sudah yakin dengan pendapat-pendapat para ahli. “Pak Fauzi Bowo sedikit demi sedikit sudah mulai membuat antisipasi soal bencana gempa ini,” kata Andi. Gubernur juga sudah memperhatikan soal penyelamatan warga, bila memang terjadi gempa besar. “Gubernur sudah mulai menghitung berbagai isntalasi, dan berbagai antisipasi penyelamatan.”

Tapi pak gubernur juga harus mengingatkan warganya agar segera TAWAKAL dan TOBAT. Pasrah pada Allah SwT, karena semua kejadian alam ini DIA yang mengaturnya. juga penting untuk dilakukan adalah Taubat. berhenti Maksiat. Bisakah? mengingat Jakarta adalah Gudang Maksiat. Awas jangat terlambat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: