PENILAIAN HARIAN 1 KELAS 9

Petunjuk mengerjakan ;
1. Mulailah dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”
2. Jangan lupa menuliskan Nama, Kelas dan No. Absen pada kolom yang tersedia.
3. Pilihlah dengan cara memberikan tanda (klik) pada jawaban yang paling tepat.
4. Setelah selesai mengerjakan seluruh soal, silahkan klik tombol “submit”.
5. Nilai akan muncul setelah di up date oleh guru.
6. Selamat mengerjakan.

Posted in Uncategorized. 3 Comments »

Kisah 25 Nabi

Berikut ini adalah Kisah 25 Nabi Dan Mukjizatnya dengan lengkap :
1. Nabi Adam
Kisah Nabi Adam as : Diyakini sebagai Manusia pertama yang menginjakkan kakinya dibumi, sebagai pasangan Nabi Adam yaitu Hawa yang diciptakan dari tulang rusuk kiri Nabi Adam.
Mereka diturunkan kebumi oleh Allah SWT karena telah berbuat kesalahan akibat godaan iblis (Syeitan). Nabi Adam dan Hawa dikaruniai 2 pasang putra dan putri yang bernama Qabil dan Iklima, kemudian Habil dan Labuda.
Qabil yang artinya bersifat Kasar, sedangkan Habil yang artinya bersifat Lembut.. Kedua sifat inilah yang akhirnya menjadi Sifat-sifat dasar manusia sampai saat ini.
Baca Selanjutnya : Kisah Nabi Adam as

2. Nabi Ayyub
Kisah Nabi Ayub: Keluarga Nabi Ayub dikenal sangat kaya raya dan sangat Dermawan, namun kesejahteraan ini tidak membuatnya sombong, ini yang mendorong iblis (Syeitan) untuk menggodanya.
Allah SWT pun menentang iblis sekiranya dia dapat meruntuhkan Iman Nabi Ayub.. Ujian itu pun tiba, seluruh harta yang dimiliki Nabi Ayub terbakar, setelah itu Nabi Ayub pun terserang penyakit kulit hingga 80 tahun lamanya. namun dia dan istrinya yang Setia, Rahmah, tetap bertawakkal kepada Allah SWT.
Sampai akhirnya Allah SWT berfirman agar Nabi Ayub menapakkan kedua kakinya di tanah, kemudian dari tanah tersebut keluarlah air yang dapat menyembuhkan penyakit Nabi Ayub yang dideritanya selama 80 tahun.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Ayyub as

3. Nabi Daud
Kisah Nabi Daud: Figur Nabi Daud memuncak disaat dia berhasil membunuh Jalut, Pemimpin kaum pemberontak di Palestina. Nabi Daud kemudian diangkat menjadi Raja dan berlaku sangat adil, Di masanya.. kerajaan tumbuh kuat dan masyarakat menjadi makmur.
Suatu saat Nabi Daud melarang para Nelayan untuk melaut, namun peringatan tersebut dilanggar, sehingga terjadi bencana Gempa yang menewaskan seluruh penduduk.
Baca Selanjutnya Kisah :Nabi Daud as

4. Nabi Dzulkifli
Kisah Nabi Dzulkifli: Sejarah menyebutkan bahwa Nabi Dzulkifli adalah putra Nabi Ayub, dikisahkan pula bahwa dia mewarisi sifat sabar ayahnya yaitu Nabi Ayub.
Suatu saat beliau ditunjuk untuk menjadi Raja setelah dapat memenuhi persyaratan yang diminta, yaitu calon pengganti haruslah seorang yang sanggup berpuasa di siang hari, beribadah di malam hari, dan bukanlah seorang yang pemarah.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Dzulkifli as

5. Nabi Harun
Kisah Nabi Harun: Nabi Harun disebut sebagai partner setia Nabi Musa, dia adalah sosok yang cakap berdakwah, pandai berdiplomasi, dan penuh perhatian. Nabi Harun selalu mendampingi Nabi Musa dalam berdakwah, hingga suatu saat Nabi Musa memutuskan untuk beruziah dan menitipkan pembinaan umatnya kepada Nabi Harun.
Nabi Harun juga sempat berjuang untuk memberantas penyembahan berhala yang dipimpin oleh Samiri salah seorang tukang sihir kerajaan Fir’aun.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Harun as

6. Nabi Hud
Kisah Nabi Hud: Nabi Hud tergolong dalam kaum ada yang terhormat, kehidupan mereka serba maju dan berkecukupan. Namun sayangnya mereka selalu berfoya-foya dan tenggelam dalam kehidupan Fana.
Nabi Hud mengingatkan kepada mereka untuk bersyukur dan selalu memohon kepada Allah SWT, namun mereka menolak dan akhirnya murka Allah SWT datang dengan menurunkan Azab berupa Badai Gurun selama 7 hari 7 malam, Bagi kaum yang mendengarkan himbauan Nabi Hud selamat dengan berpindah ke Kota Hadramaut.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Huud as

7. Nabi Ibrahim
Kisah Nabi Ibrahim: Nabi Ibrahim dikenal sebagai Bapak para Nabi, dia sangat dihormati oleh pemeluk 3 Agama yaitu:
– Islam
– Kristen
– Yahudi
Nabi Ibrahim-lah yang membangun Ka’bah dikota Mekkah, keyakinannya yang kuat terhadap Islam dimulai dari pencariannya akan Tuhan. Dia sangat tidak tidak menerima orang-orang disekitarnya yang menyembah berhala, sampai akhirnya Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup.. namun Allah SWT menurunkan Mukjizatnya dengan menyelamatkan Nabi Ibrahim dari kobaran api tersebut.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Ibrahim as

8. Nabi Idris
Kisah Nabi Idris: Nabi Idris diyakini sebagai Nabi pertama yang menulis dengan Pena, Masyarakat terdahulu mempercayai pula bahwa dia dibawa ke Surga tanpa mengalami kematian. Peristiwa itu terjadi ketika Nabi Idris berusia 82 tahun.
Baca Selanjutnya  Nabi Idris as

9. Nabi Ilyas
Kisah Nabi Ilyas: Nabi Ilyas tinggal di lembah sungai Yordan yang dimana penduduknya menyembah berhala, Nabi Ilyas menyerukan kepada mereka untuk meninggalkan berhala.
Namun mereka tidak mendengarkannya, bahkan mereka menantang Tuhan yang disembah Nabi Ilyas menurunkan bencana, dan akhirnya kekeringan melanda daerah tersebut.. setelah beberapa tahun kemudian, Nabi Ilyas dapat meyakinkan kaum tersebut untuk menyembah Allah SWT.
Baca Selnjutnya Kisah : Nabi Ilyas as

10. Nabi Ilyasa
Kisah Nabi Ilyasa: Nabi Ilyasa merupakan kerabat dekat dari Nabi Ilyas, setelah Nabi Ilyas meninggal dunia beliau melanjutkan perjuangan Nabi Ilyas untuk menghalau penyembahan berhala yang kembali merebak di lembah sungai Yordan.
Namun kaum tersebut tidak mau mendengarkan, sehingga bencana kekeringan kembali melanda mereka.
Baca Selanjutnya Kisah :Nabi Ilyasa as

11. Nabi ISA
Kisah Nabi ISA: Nabi ISA adalah putra dari Maryam yang dilahirkan tanpa memiliki Suami, hal ini yang menimbulkan kontroversi dan hujatan bertubi-tubi kepada Maryam.
Secara ajaib Nabi ISA yang saat itu masih bayi tiba-tiba berbicara dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.. bahwa penciptaan dirinya diawali dari kedatangan malaikat Jibril kepada Ibunya.
Nabi ISA juga memperlihatkan banyak Mukjizat lainnya ketika dia tumbuh dewasa, diantaranya dengan membentuk seekor burung hidup dari tanah liat, menghidupkan orang mati, menyembuhkan kebutaan, dan mendatangkan makanan yang semula tidak ada.
Penyelamatan Nabi ISA dari penyaliban juga merupakan salah satu bentuk Mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Isa as

12. Nabi Ishaq
Kisah Nabi Ishaq: Nabi Ishaq lebih banyak menemani Bapaknya yaitu Nabi Ibrahim dalam berdakwah dan menyebarkan ajaran Islam.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Ishaq as

13. Nabi Ismail
Kisah Nabi Ismail: Nabi Ismail dan keluarganya merupakan orang-orang yang terdahulu melaksanakan Ibadah Haji, Suatu saat Nabi Ismail haus dan Ibunya bolak-balik dari Bukit Safa-Marwah untuk mencari air, hingga akhirnya keluarlah sebuah mata air yang saat ini dikenal sebagai “Air Zamzam”.
Dalam perjalanan menuju tempat penyembelihan, Nabi Ismail digoda oleh Syeitan agar membatalkan niatnya. namun Nabi Ismail tidak goyah dan melempar Syeitan tersebut dengan Batu, yang saat ini menjadi Ritula Ibadah Haji yaitu Lempar Jumrah.
Seperti yang kita ketahui, saat akan disembelih jasad Nabi Ismail digantikan oleh seekor Kambing, yang akhirnya menjadi cikal bakal Ibadah Idul Adha.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Ismail as

14. Nabi Luth
Kisah Nabi Luth: Perjuangan Nabi Luth adalah menyeru kaum Sodom untuk kembali ke jalan yang benar yaitu meninggalkan Homoseksual, kemudian menyembah Allah SWT.
Pada akhirnya Allah SWT berfirman agar Nabi Luth segera meninggalkan pemukimannya dan kemudian Allah SWT menurunkan Azab yang pedih kepada kaum tersebut.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Luth as

15. Nabi Musa

Kisah Nabi Musa: Kisah pertarungan Nabi Musa melawan Fir’aun merupakan salah satu kisah yang paling tersohor, dikisahkan bahwa Fir’aun merasa terancam dengan keberadaan Nabi Musa yang menyebarkan ajaran Islam untuk mengesahkan Allah SWT.
Mereka bertarung dan akhirnya Nabi Musa memenangkannya dengan bantuan tongkanya, kemudian Nabi Musa dan kaumnya dikejar oleh para pengikut Fir’aun. Namun mereka berhasil lolos dengan bantuan tongkat Nabi Musa yang dapat membelah lautan.
Nabi Musa akhirnya mendapat Mukjizat Kitab Taurat yang dikenal dengan perjanjian lama yang berisi ajaran pokok 10 Perintah Allah SWT.
Baca Selanjutnya Kisah :Nabi Musa as

16. Nabi Nuh
Kisah Nabi Nuh: Nabi Nuh menyebarkan ajaran Islam untuk menyembah Allah SWT, namun masyarakat menolak dan menganggapnya gila. Nabi Nuh kemudian diberikan peringatan oleh Allah SWT bahwa akan ada banjir besar yang akan melanda daerahnya.
Oleh karena itu Nabi Nuh diperintahkan untuk membuat sebuah kapal, Namun masyarakat sekitar tetap tidak mendengarkan peringatan yang disampaikan oleh Nabi Nuh, sehingga mereka semua hanyut dalam banjir tersebut.
Baca Selanjutnya KisahNabi Nuh as

17. Nabi Shalih
Kisah Nabi Shalih: Mukjizat Nabi Shalih yang paling terkenal adalah Unta betina yang keluar dari batu, setelah Nabi Shalih memukulkan Telapak Tangannya.
Nabi Shalih meminta agar penduduk setempat untuk tidak mengganggu Unta tersebut dan susunya boleh diperah untuk memenuhi kebutuhan penduduk miskin, namun kaum yang tidak menyukainya berusaha untuk membunuh Unta tersebut, pada akhirnya mereka dijatuhi Azab Petir dan Gempa.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Shaleh as

18. Nabi Sulaiman
Kisah Nabi Sulaiman: Salah satu keahlian Nabi Sulaiman yang paling menonjol adalah kemampuannya yang dapat berkomunikasi dengan Binatang. Dia juga merupakan Raja yang sangat bijaksana, kekuasaannya bahkan mencakup sampai Bangsa Jin.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Sulaiman as

19. Nabi Syuaib
Kisah Nabi Syuaib: Nabi Syuaib menyebarkan ajaran Islam didaerah Madyan, namun masyarakat Madyan menolak ajaran tersebut hingga akhirnya Allah SWT menurunkan Azab berupa Petir dan Kilat yang menghanguskan mereka.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Syu’aib as

20. Nabi Yahya
Kisah Nabi Yahya: Nabi Yahya mengajarkan bahwa kebenaran harus ditegakkan dengan resiko apapun, pada riwayatnya dicontohkan saat dia bersikeras dan melarang pernikahan antara seorang Paman dengan Keponakannya sendiri.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Yahya as

21. Nabi Ya’kub
Kisah Nabi Ya’kub: Nabi Ya’kub adalah Kakek Moyang para Rasul sebelum masa Nabi Muhammad SAW. Sikap dan cara berpikirnya tentu berpengaruh kepada para Rasul keturunannya serta kaum Yahudi dan kemudian Nasrani penegak panji keesaan Allah SWT sebelum era Nabi Muhammad SAW.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Ya’qub as

22. Nabi Yunus
Kisah Nabi Yunus: Nabi Yunus berusaha menyebarkan ajaran Allah SWT, namun dia tidak mendapat sambutan baik dari masyarakat. Dalam perjalannya menjauhi daerah tersebut karena khawatir akan dibunuh.
Kapal yang dia tumpangi diguncang Topan dan diputuskan bahwa Nabi Yunus akan dikorbankan untuk ditenggelamkan ke laut demi keselamatan penumpang lainnya.. namun Mukjizat Allah SWT datang, Nabi Yunus dimakan oleh seekor Ikan Paus dan ditemukan masih hidup di perut Ikan Paus tersebut, Nabi Yunus pun melanjutkan perjalanannya dalam menyebarkan ajaran Islam.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Yunus as

23. Nabi Yusuf
Kisah Nabi Yusuf: Nabi Yusuf dikisahkan dalam riwayatnya sebagai seorang pria yang sangat tampan dan sangat piawai dalam memimpin negaranya, sejak kecil dia mendapat mimpi yang tidak biasa.. dan ketika besar Nabi Yusuf dapat mentakwilkan mimpinya tersebut sehingga dia sangat dihormati oleh masyarakat sekitarnya.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Yusuf as

24. Nabi Zakaria
Kisah Nabi Zakaria: Nabi Zakaria dan istrinya yaitu Isya membaktikan dirinya untuk menjaga Baitul Maqdis – rumah Ibadah peninggalan Nabi Sulaiman di Yerusalem.
Nabi Zakaria dikaruniai keturunan oleh Allah SWT disaat beliau berusia sudah cukup uzur yaitu 100 tahun, dan Anak tersebut adalah Nabi Yahya.
Baca Selanjutnya Kisah :Nabi Zakaria as

25. Nabi Muhammad SAW
Kisah Nabi Muhammad SAW: Nabi Muhammad SAW adalah Rasul terakhir dan sekaligus sebagai penutup Rasul-Rasul sebelumnya, Beliaulah yang menyempurnakan ajaran-ajaran Islam.
Mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya sangatlah banyak, salah satunya yang paling besar adalah Al-Qur’an, yang menjadi pedoman utama kehidupan manusia. Selain itu ada pula peristiwa Isra Mi’raj yang membawanya bertemu dengan Allah SWT.
Baca Selanjutnya Kisah : Nabi Muhammad saw
kepada http://artikelpengusahamuslim.blogspot.com/2013/03/kisah-nabi-muhammad-saw.html kami ucapkan terima kasih…semoga kisah nabi ini barakah dan manfa’at……..
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kisi-Kisi USB PAI SMP Tahun 2016

Assalamu’alaikum Sahabat Sugitoorlando.com, tetaplah dalam do’a-do’a kepada Allah SWT. karena do’a adalah alat komunikasi kita kepada Ilahi selain ibadah yang mahdhoh. Pagi ini, kami share kisi-kisi Ujian Sekolah Bersama.

Untuk mengunduh dan membacanya silahkan klik link di bawah ini;

Kisi-kisi USB PAI SMP Tahun 2015/2016

 

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Ujian Praktek Tahun 2015/2016

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Untuk kelas IX, materi ujian praktek PAI ada 2;

  1. Praktek Sholat Wajib
  2. Praktek Membaca al-Qur’an

Penjelasan:

  1. Praktek Sholat Wajib

a. Sholat wajib di utamakan shalat Shubuh

b. Praktek secara individu

 

2. Praktek Membaca al-Qur’an

a. Membaca al-Qur’an dengan tartil (pelan)

b. Mengetahui tajwid

c. Materi bacaan (memilih 2 dari 6 pilihan yang ada) ;

1). Q.S. Az-Zumar : 53 (paket hal. 125)

2). Q.S. An-NAjm : 39-42 (paket hal. 126)

3). Q.S. Ali Imron : 159 (paket hal. 126)

4). Q.S. Al-Isra’ : 23 (paket hal. 189)

5). Q.S. Luqman : 14 (paket hal. 191)

6). Q.S. Ali Imran :97 (paket hal. 209)

 

Langkah Praktis Penulisan PTK

Penulis:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I

JUDUL :
Judul PTK hendaknya dinyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat, jelas, dan sederhana namun secara tersirat telah menampilkan sosok PTK bukan sosok penelitian formal. Judul ditulis dalam halaman judul yang dilengkapi dengan identitas peneliti (nama dan NIP guru), lembaga/satuan pendidikan tempat guru bekerja, dan bulan dan tahun penulisan PTK.

KATA PENGANTAR

HALAMAN PERSETUJUAN (bila diperlukan, lazimnya diketahui dan ditandatangani oleh pimpinan/kepala sekolah setempat)

DAFTAR ISI

DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAK : (Berisi judul, nama peneliti, uraian singkat PTK. Ditulis satu spasi dengan jumlah kata kurang lebih 250 kata. Disertai kata kunci)

BAB I. PENDAHULUAN

1.  Latar Belakang Masalah (Dalam latar belakang permasalahan ini hendaknya diuraikan urgensi penanganan permasalahan yang diajukan itu melalui PTK. Untuk itu, harus ditunjukkkan fakta – fakta yang mendukung, baik yang berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka. Dukungan berupa hasil penelitian –penelitian terdahulu, apabila ada juga akan lebih mengokohkan argumentasi mengenai urgensi serta signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui PTK yang diusulkan itu. Karakteristik khas PTK yang berbeda dari penelitian formal hendaknya tercermin dalam uraian di bagian ini.)

2.  Perumusan Masalah (Permasalahan yang diusulkan untuk ditangani melalui PTK itu dijabarkan secara lebih rinci dalam bagian ini. Masalah hendaknya benar – benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Sebaliknya permasalahan yang dimaksud seyogyanya bukan permasalahan yang secara teknis metodologik di luar jangkauan PTK. Uraian permasalahan yang ada hendaknya didahului oleh identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis masalah serta diikuti dengan refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu di tangani itu nampak menjadi perumusan masalah tersebut. Dalam bagian ini dikunci dengan perumusan masalah tersebut. Dalam bagian inipun, sosok PTK harus secara konsisten tertampilkan.)

3.  Tujuan Penelitian (Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas.paparkan sasaran antara dan akhir tindakan perbaikan.perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian – bagian sebelumnya. Dengan sendirinya,artikulasi tujuan PTK berbeda dari tujuan formal. Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPA melalaui penerapan strategi PBM yang baru, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mengajar dan sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi PBM baru bukan merupakan rumusan tujuan PTK. Selanjutnya ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara obyektif. Syukur apabila juga dapat dikuantifikasikan.) Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian. Dalam hubungan ini, perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan – keuntungan yang dijanjikan, khususnya bagi siswa sebagai pewaris langsung (direct beneficiaries) hasil PTK, di samping bagi guru pelaksana PTK, bagi rekan – rekan guru lainnya serta bagi para dosen LPTK sebagai pendidik guru. Berbeda dari konteks penelitian formal, kemanfaatan bagi pengembangan ilmu. Teknologi dan seni tidak merupakan prioritas dalam konteks PTK, meskipun kemungkinan kehadirannya tidak ditolak

4.  Manfaat Penelitian (Menjelaskan manfaat penelitian ini untuk penambahan/pengembangan wawasan, manfaat aplikasi hasil penelitian bagi keberhasilan pembelajaran siswa, bagi guru, sekolah dan mungkin pihak lain yang relevan dengan pemanfaatan hasil penelitian ini)

BAB II. LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

  1. Tinjauan Pustaka (Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik dan/atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan kajian baik pengalaman peneliti pelakju PTK sendiri nyang relevan maupun pelaku – pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Aras kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan.)
  2. Kerangka Pemikiran
  3. Hipotesis Tindakan

BAB III METODE PENELITIAN (CARA PENELITIAN)

  1. Setting Penelitian Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita, latar belakang kemampuan akademik, kesulitan-kesulitan/kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran, latarbelakang sosial dan ekonomi yang mungkin relevan dengan permasalahan dan lain sebagainya. Aspek substantive kompetensi dan permasalahan yang dihadapi siswa dalam mata pelajaran pada kelas yang diteliti seperti IPA atau IPS atau Matematika kelas II SMP, juga dikemukakan pada bagian ini.
  2. Subjek Penelitian (Pada bagian ini dijelaskan jumlah dan deskripsi siswa)
  3. Variabel Penelitian (faktor yang diselidiki) Pada bagian ini ditentukan variabel – variabel penelitian yang dijadikan titik – titik incar untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya; (2) variabel proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan sebagainya, dan (3) varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.
  4. Teknik pengumpulan data (Data dan Cara Pengambilannya) Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya. Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan juga harus diuraikan dengan jelas seperti melalui pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas (analisis sosiometrik), pengukuran hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen dan sebagainya.selanjutnya dalam prosedur pengumpulan data PTK ini tidak boleh dilupakan bahwa sebagai pelaku PTK, para guru juga harus aktif sebagai pengumpul data, bukan semata – mata sebagai sumber data. Akhirnya semua teknologi pengumpulan data yang digunakan harus mendapat penilaian kelaikan yang cermat dalam konteks PTK yang khas itu. Sebab meskipun mungkin saja memang menjanjikan mutu rekaman yang jauh lebih baik. Penggunaan teknologi perekaman data yang canggih dapat saja terganjal keras pada tahap tayang ulang dalam rangka analisis dan interpretasi data.
  5. Indikator Kinerja (Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (jumlah, jenis dan atau tingkat kegawatan) miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.)
  6. Analisis Data (Pada bagian ini menjelaskan teknik, tata cara/prosedur dalam menganalisis data, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Bentuk/jenis data dan uji statistic yang digunakan juga dijelaskan, misalnya rumus uji statistic dan lain-lainnya)
  7. Prosedur Penelitian (langkah-langkah PTK) Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan pembelajaran, seperti : (1) Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti penetapan entry behavior. Pelancaran tes diagnostic untuk menspesifikasi masalah. Pembuatan scenario pembelajaran, pengadaan alat–alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain–lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan alternatif solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah, (2) Implementasi Tindakan yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar. Scenario kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan, (3) Observasi dan Interpretasi yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang, dan (4) Analisis dan Refleksi yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan siklus/daur berikutnya.

BAB IV HASIL PENELITIAN

  1. Siklus I
  2. Siklus II
  3. Siklus III
  4. Siklus berikutnya (jika ada)
  5. Pembahasan antar siklus

Uraian tiap siklus meliputi: (a) Perencanaan tindakan (Skenario pembelajaran), (b) Pelaksanaan tindakan (deskripsi proses pembelajaran), (c) Pelaksanaan observasi (sajian hasil analisis data), dan (d) Refleksi (kajian terhadap indikator kinerja terhadap hasil dan proses pembelajaran dan analisis kritis hasil tiap siklus).

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

  1. Simpulan
  2. Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Semoga ada manfaatnya bagi rekan-rekan sejawat yang hendak melakukan penelitian melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Posted in Uncategorized. Leave a Comment »

Metode Ceramah, “Siapa Bilang Membosankan?”

Oleh :WIYONO, S.Pd

wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Menggeluti profesi Guru memang harus panjang akal dan kreatif berkaitan dengan metode pengajarannya, mengingat metode sangat penting dalam keberhasilannya mencapai tujuan pembelajaran. Ceramah kata ahli pendidikan dan tokoh pendidikan dirasa merupakan metode konvensional yang telah jadul… wooow siapa bilang. Metode ceramah masih ok, sebagai metode apabila diselingi dengan penyedap rasa dan bumbu dengan aroma menarik .
Nih tulisan yang saya repost dengan tujuan untuk disebarluaskan siapa tau bermanfaat, bagi para Guru dan peminat dunia pendidikan. Diambil dari sobat KOMPASIANER, yang ikut meramaikan blog kroyokan ini.
Anda seorang guru? Ustadz? Motivator? Atau profesi lain yang sebangsa dengan tukang ceramah? Jika anda salah satu dari mereka tentu pernah menjumpai salah satu audience anda mengantuk, bicara sendiri, atau lebih memilih asik memainkan hapenya dibandingkan harus mendengar celoteh anda? Apabila hal tersebut menimpa anda bagaimanakah cara mengatasinya? sudahkah anda menemukan cara yang tepat? sudahkah solusi yang anda tawarkan cukup efektif dan efisien?

Kali ini saya akan menawarkan beberapa tips praktis, mudah, murah, dan bisa dipraktekkan langsung kepada audience anda. tips ini saya peroleh dari berbagai bacaan, seminar, dan pengalaman pribadi. berapapun usia peserta anda, sudah saatnya anda menjadi raja di panggung anda. Inilah kiat-kiat yang patut anda coba.
1.    Pastikan suara anda terdengar. Bagaimana mungkin anda akan menjadi raja, jika suara anda kalah oleh suara hujan? suara deru mesin? dan suara-suara lain yang mengganggu. Jadi sebelum anda memulai, pastikan sound system yang anda gunakan berfungsi dengan baik dan dapat menyampaikan pesan anda dengan volume yang cukup sesuai perkiraan jumlah audien dan tingkatan umurnya. jika audien anda adalah anak-anak, maka suara yang agak kencangsangat membantu. pastikan operator anda memahami hal itu.
2.    Berilah kejutan. Jika audien anda mulai resah gelisah. Duduk tak enak Diam tak nyaman. melek enggan merem-pun segan. maka sudah saatnya anda memberikan kejutan! tak ada salahnya, jika anda tiba-tiba berteriak “DOR!” bisa dipastikan, audien akan memperhatikan anda, kecuali memang yang bermasalah dengan telinganya.
3.    Ajukan pertanyaan mendadak. mengajukan pertanyaan pada peserta baik yang serius mengikuti maupun yang setengah hati akan sangat membantu anda mendapatkan perhatian kembali. peserta akan sigap mempersiapkan diri kalau-kalau dia menjadi sasaran buruan anda hari itu. peserta akan sedikit memasang wajah gugup. tidak apa-apa.. karena anda akan mendapatkan lagi posisi Raja hari itu.
4.    Jangan ragu untuk berjalan mendekat. Dekatilah peserta anda. berjalanlah menerobos barisan manusia. dan tancapkan keyakinan di hati mereka dengan cara memandangnya dengan penuh semangat! sapulah denagn mata anda semua sudut ruangan di mana ada peserta anda di sana. denagn begitu, secara otomatis, peserta akan mendapatkan transfer energi dari anda. ada kontak batin yang telah anda sepakati dari mata anda.
5.    Berikan Pujian. jangan gensi untuk memberikan pujian pada peserta yang terlihat serius, tegang, dan aneh sekalipun. karena hal itu akan membantu anda menarik perhatian audien untuk bertanya-tanya, komentar apa lagi ya yang akan anda lontarkan? dan apakah saya juga akan dipuji? pujilah!dan dapatkan perhatian mereka dalam hitungan detik!
6.    Berikan hadiah. doorprice tidak harus anda bagikan di akhir acara. anda pemiliknya! anda berhak membagikannya kapanpun anda suka! hadiah memang selalu mencuri perhatian. dari yang kaya sampai yang miskin. dari si kecil sampai aki-aki.
7.    Anda perlu memberi selingan. anda bisa menyanyi? itu bagus. anda bisa menirukan suara-suara aneh? itu lebih bagus. anda bisa bermain drama? itu bagus sekali. sesekali anda bisa mnampilkan bakat terpendam anda untuk menarik perhatian audien. ajaklah mereka bersama-sama menyanyikan lagu faforit anda. atau ajaklah mereka melakukan drama sebentar. dan praktis. anda akan mendapatkan posisi anda kembali di hari itu.
8.    Berterimakasihlah.Terimakasih adalah salah satu ungkapan ringan yang sering dilupakan. berterimakasihlah, karena dengan ucapan pendek itu, siapapun yang dituju akan menghargai anda. ini adalah salah satu mantra peluluh yng sering dilupakan orang.
Oke. Semoga tips di atas bisa membantu penampilan anda saat tampil di panggung yang anda bangun.tentu saja ini hanya sedikit trik dari ribuan solusi yang lain. Semoga bisa menginspirasi penampilan anda selanjutnya.
Terimakasih sudah meluangkan waktu anda untuk mampir ke sini… di samping hal di atas, kepercayaan diri anda adalah kekuatan magis yang akan menyulap anda sebagai sosok kharismatik yang sayang untuk dilewatkan. Dan jangan lupa, mohonlah pada Allah SWT agar senantiasa diberi kemudahan.
Posted in Uncategorized. Leave a Comment »

Software Kumpulan Hadits

Hadits viewer adalah sebuah software buatan Jamal Al-Nasir, seorang muslim dari London yang mengelola divineislam.com, berisi kumpulan hadits shahih multi bahasa dari beberapa perawi hadits sebagai berikut:

  • Bukhari dan Muslim berbahasa Arab, Perancis, Jerman, Inggris, Indonesia, dan Turki
  • Imam Nawawi berbahasa Inggris
  • Hadits Qudsi berbahasa Urdu

Download software hadits viewer di sini >>>